Selasa, 24 Mei 2011

Cairan Ajaib: Air Susu Ibu



Oleh:
HARUN YAHYA
 

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya;  ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah  kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman, 31:14)
Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.
Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan. Hal itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. Keberadaan bakteri ini menghambat perkembangan bakteri, virus dan parasit berbahaya. Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahwa terdapat unsur-unsur di dalam ASI yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan membantunya agar bekerja dengan benar. 
Karena telah diramu secara istimewa, ASI merupakan makanan yang paling mudah dicerna bayi. Meskipun sangat kaya akan zat gizi, ASI sangat mudah dicerna sistem pencernaan bayi yang masih rentan. Karena itulah bayi mengeluarkan lebih sedikit energi dalam mencerna ASI, sehingga ia dapat menggunakan energi selebihnya untuk kegiatan tubuh lainnya, pertumbuhan dan perkembahan organ.
Air susu ibu yang memiliki bayi prematur mengandung lebih banyak zat lemak, protein, natrium, klorida, dan besi untuk memenuhi kebutuhan bayi. Bahkan telah dibuktikan bahwa fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi-bayi prematur yang diberi ASI dan mereka memperlihatkan kecakapan yang lebih baik dalam tes kecerdasan. Selain itu, mereka juga mempunyai banyak sekali kelebihan lainnya.
Salah satu hal yang menyebabkan ASI sangat dibutuhkan bagi perkembangan bayi yang baru lahir adalah kandungan minyak omega-3 asam linoleat alfa. Selain sebagai zat penting bagi otak dan retina manusia, minyak tersebut juga sangat penting bagi bayi yang baru lahir. Omega-3 secara khusus sangat penting selama masa kehamilan dan pada tahap-tahap awal usia bayi yang dengannya otak dan sarafnya berkembang secara nomal. Para ilmuwan secara khusus menekankan pentingnya ASI sebagai penyedia alami dan sempurna dari omega-3. 
Selanjutnya, penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkap bahwa di antara manfaat ASI jangka panjang adalah dampak baiknya terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi. Kelompok peneliti tersebut menyimpulkan bahwa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya. Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih kecil mengidap penyakit jantung. Telah diungkap bahwa keberadaan asam-asam lemak tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi jantung.
Selain itu, kelompok penelitian yang dipimpin Dr. Lisa Martin, dari Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang dikenal sebagai adiponectin di dalam ASI. Kadar Adiponectin yang tinggi di dalam darah berhubungan dengan rendahnya resiko serangan jantung. Kadar adiponectin yang rendah dijumpai pada orang yang kegemukan dan yang memiliki resiko besar terkena serangan jantung. Oleh karena itu telah diketahui bahwa resiko terjadinya kelebihan berat badan pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon ini. Lebih dari itu, mereka juga menemukan keberadaan hormon lain yang disebut leptin di dalam ASI yang memiliki peran utama dalam metabolisme lemak. Leptin dipercayai sebagai molekul penyampai pesan kepada otak bahwa terdapat lemak pada tubuh. Jadi, menurut pernyataan Dr. Martin, hormon-hormon yang didapatkan semasa bayi melalui ASI mengurangi resiko penyakit-penyakit seperti kelebihan berat badan, diabetes jenis 2 dan kekebalan terhadap insulin, dan penyakit pada pembuluh nadi utama jantung. 
Fakta tentang "Makanan Paling Segar" [ASI]
Full hygiene may not be established in water or foodstuffs other than mother’s milk.
Fakta tentang ASI tidak berhenti hanya sampai di sini. Peran penting yang dimainkannya terhadap kesehatan bayi berubah seiring dengan tahapan-tahapan yang dilalui bayi dan jenis zat-zat makanan yang dibutuhkan pada tahapan tertentu. Kandungan ASI berubah guna memenuhi kebutuhan yang sangat khusus ini. ASI, yang selalu siap setiap saat dan selalu berada pada suhu yang paling sesuai, memainkan peran utama dalam perkembangan otak karena gula dan lemak yang dikandungnya. Di samping itu, unsur-unsur seperti kalsium yang dimilikinya berperan besar dalam perkembangan tulang-tulang bayi.
Meskipun disebut sebagai susu, cairan ajaib ini sebenarnya sebagian besarnya tersusun atas air. Ini adalah ciri terpenting, sebab selain makanan, bayi juga membutuhkan cairan dalam bentuk air. Keadaan yang benar-benar bersih dan sehat mungkin tidak bisa dimunculkan pada air atau bahan makanan, selain pada ASI. Namun ASI – sedikitnya 90% adalah air – , memenuhi kebutuhan bayi akan air dalam cara yang paling bersih dan sehat.
ASI dan Kecerdasan
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan otak pada bayi yang diberi ASI lebih baik daripada bayi lain. Penelitian pembandingan terhadap bayi yang diberi ASI dengan bayi yang diberi susu buatan pabrik oleh James W. Anderson – seorang ahli dari Universitas Kentucky – membuktikan bahwa IQ [tingkat kecerdasan] bayi yang diberi ASI lebih tinggi 5 angka daripada bayi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini ditetapkan bahwa ASI yang diberikan hingga 6 bulan bermanfaat bagi kecerdasan bayi, dan anak yang disusui kurang dari 8 minggu tidak memberikan manfaat pada IQ. 
Apakah ASI Dapat Memerangi Kanker?
Berdasarkan hasil seluruh penelitian yang telah dilakukan, terbukti bahwa ASI, yang dibahas dalam ratusan tulisan yang telah terbit, melindungi bayi terhadap kanker. Hal ini telah diketahui, walaupun secara fakta mekanismenya belum sepenuhnya dipahami. Ketika sebuah protein ASI membunuh sel-sel tumor yang telah ditumbuhkan di dalam laboratorium tanpa merusak sel yang sehat mana pun, para peneliti menyatakan bahwa sebuah potensi besar telah muncul. Catharina Svanborg, Profesor imunologi klinis di Universitas Lund, Swedia, memimpin kelompok penelitian yang menemukan rahasia mengagumkan ASI ini. Kelompok yang berpusat di Universitas Lund ini menjelaskan kemampuan ASI dalam memberikan perlindungan melawan beragam jenis kanker sebagai penemuan yang ajaib.
Awalnya, para peneliti memberi perlakuan pada sel-sel selaput lendir usus yang diambil dari bayi yang baru lahir dengan ASI. Mereka mengamati bahwa gangguan yang disebabkan oleh bakteri Pneumococcus dan dikenal sebagai pneumonia berhasil dengan mudah dihentikan oleh ASI. Terlebih lagi, bayi yang diberi ASI mengalami jauh lebih sedikit gangguan pendengaran dibandingkan bayi yang diberi susu formula, dan  menderita jauh lebih sedikit infeksi saluran pernapasan. Pasca serangkaian penelitian, diperlihatkan bahwa ASI juga memberikan perlindungan melawan kanker. Setelah menunjukkan bahwa penyakit kanker getah bening yang teramati pada masa kanak-kanak ternyata sembilan kali lebih sering menjangkiti anak-anak yang diberi susu formula, mereka menyadari bahwa hasil yang sama berlaku pula untuk jenis-jenis kanker lainnya. Menurut hasil penelitian tersebut, ASI secara tepat menemukan keberadaan sel-sel kanker dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin), yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaan se-sel kanker dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan oleh sebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu.
Berkah Tanpa Tara Ini Adalah Karunia Allah
Ciri menakjubkan lain dari ASI adalah fakta bahwa ASI sangat bermanfaat bagi bayi apabila disusui selama dua tahun. 10 Pengetahuan penting ini, hanya baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan, telah diwahyukan Allah empat belas abad silam di dalam ayat-Nya:  ”Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan..." (QS, Al Baqarah, 2:233)
Sang ibu bukanlah yang memutuskan untuk membuat ASI, sumber zat makanan terbaik bagi bayi yang lemah yang memerlukan makanan di dalam tubuhnya. Sang ibu bukan pula yang menentukan beragam kadar gizi yang dikandung ASI. Allah Yang Mahakuasa-lah, Yang mengetahui kebutuhan setiap makhluk hidup dan memperlihatkan kasih sayang kepadanya, Yang menciptakan ASI untuk bayi di dalam tubuh sang ibu.

Kamis, 05 Mei 2011


“ Hendaklah kamu semua bersikap jujur,
karena kejujuran membawa kepada kebaikan,
dan kebaikan membawa ke sorga.
Seorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran
akan ditulis (dicatat) oleh Allah sebagai orang yang jujur (shidiq).
Dan jauhilah sifat bohong, karena kebohongan membawa kepada kejahatan,
dan kejahan membawa ke neraka.
Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan,
akan ditulis (dicatat) oleh Allah sebagai pembohong (kadzdzab).
(H.R. Bukhari)

Memilih Istri yang Tepat


Memilih Istri yang Tepat
Allah berfirman:
"Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (kawin) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui." (An-Nur: 32).

Hendaknya seseorang memilih isteri shalihah dengan syarat-syarat sebagai berikut:

"Wanita itu dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka hendaknya engkau utamakan wanita yang memiliki agama, (jika tidak) niscaya kedua tanganmu akan berdebu (miskin, merana)".
Hadits riwayat Al-Bukhari, lihat Fathul Bari, 9/132.

"Dunia semuanya adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah''.   Hadits riwayat Muslim (1468), cet. Abdul Baqi; dan riwayat An-Nasa'i   dari Ibnu Amr, Shahihul Jami', hadits no.3407

"Hendaklah salah seorang dari kamu memiliki hati yang bersyukur, lisan yang selalu dzikir dan isteri beriman yang menolongnya dalam persoalan akhirat".Hadits riwayat Ahmad (5/282), At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Tsauban, Shahihul Jami', hadits no. 5231
Dalam riwayat lain disebutkan :

"Dan isteri shalihah yang menolongmu atas persoalan dunia dan agamamu adalah sebaik-baik (harta) yang disimpan manusia".
Hadits riwayat Al-Baihaqi dalam Asy-Syu'ab  dari Abu Umamah. Lihat Shahihul Jami', hadits no. 4285

"Kawinilah perempuan yang penuh cinta dan yang subur peranakannya. Sesungguhnya aku membanggakan dengan banyaknya jumlah kalian di antara para nabi pada hari Kiamat." Hadits riwayat Imam Ahmad (3/245), dari Anas. Dikatakan dalam Irwa 'ul Ghalil, "Hadits ini shahih", 6/195

"(Nikahilah) gadis-gadis, sesungguhnya mereka lebih banyak keturunannya, lebih manis tutur katanya dan lebih menerima dengan sedikit (qana'ah)". Hadits riwayat lbnu Majah, No. 1861 dan alam As-Silsilah Ash-Shahihah, hadits No. 623
Dalam riwayat lain disebutkan : "Lebih sedikit tipu dayanya".Sebagaimana wanita shalihah adalah salah satu dari empat  sebab kebahagiaan maka sebaliknya wanita yang tidak shalihah adalah salah satu dari empat penyebab sengsara. Seperti tersebut dalam hadits shahih:


"Dan di antara kebahagiaan adalah wanita shalihah, engkau memandangnya lalu engkau kagum dengannya, dan engkau pergi daripadanya tetapi engkau merasa aman dengan dirinya dan hartamu. Dan di antara kesengsaraan adalah wanita yang apabila engkau memandangnya engkau merasa enggan, lalu dia mengungkapkan kata-kata kotor kepadamu, dan jika engkau pergi daripadanya engkau tidak merasa aman atas dirinya dan hartamu"
Hadits riwayat Ibnu Hibban dan lainnya, dalam As-Silsilah Ash- Shahihah, hadits no. 282
Sebaliknya, perlu memperhatikan dengan seksama keadaan orang yang meminang wanita muslimah tersebut, baru mengabulkannya setelah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

"Jika datang kepadamu seseorang yang engkau rela terhadap akhlak dan agamanya maka nikahkanlah, jika tidak kamu lakukan niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar".
Hadits riwayat Ibnu Majah 1967, dalam As-Silsilah Ash-Shahihah,  hadits no. 1022
Hal-hal di atas perlu dilakukan dengan misalnya bertanya, melakukan penelitian, mencari informasi dan sumber-sumber berita terpercaya agar tidak merusak dan menghancurkan rumah tangga yang bersangkutan."
Laki-laki shalih dengan wanita shalihah akan mampu membangun rumah tangga yang baik, sebab negeri yang baik akan keluar tanamannya dengan izin Tuhannya, sedang negeri yang buruk tidak akan keluar tanaman daripadanya kecuali dengan susah payah. 

SEALs, Prajurit Pilihan Idola Hollywood




BAGI penggemar film-film aksi Hollywood, nama Navy SEALs (singkatan dari sea, air, and land/laut, udara, darat) sudah tak asing lagi. Ketangguhan dan kehebatan pasukan khusus Angkatan Laut AS ini sudah beberapa kali ditampilkan dalam film, misalnya Navy SEALs (1990) yang dibintangi Charlie Sheen, The Rock (1996) yang menampilkan Sean Connery dan Nicolas Cage, serta G.I. Jane(1997) dengan bintang Demi Moore.
Pasukan khusus ini mulai dikenal luas sejak keterlibatan mereka dalam Perang Vietnam, perang besar pertama yang mendapat liputan masif televisi. Dalam perang itu, prajurit-prajurit SEALs dikabarkan mampu bertarung satu lawan satu dengan tentara Vietcong dan terlibat dalam operasi-operasi rahasia bersama CIA.
Namun, bagi para mantan anggota Navy SEALs, citra yang ditampilkan Hollywood dan dunia budaya pop itu jauh dari kenyataan. ”Orang-orang yang ingin jadi Rambo biasanya justru tidak lulus pelatihan SEALs. Jika Anda tidak bisa menjadi anggota tim yang baik, sekaligus bisa berfungsi secara mandiri, biasanya tak akan tahan lama dalam latihan SEALs,” tutur Brandon Tyler Webb, mantan penembak jitu SEALs.
Di dalam Navy SEALs, terdapat kesatuan yang lebih elite bernama Naval Special Warfare Development Group (sering disingkat DevGru) atau lebih populer dengan sebutan SEALs Team Six (ST6).
Kesatuan elite
DevGru atau ST6 merupakan satu dari dua pasukan elite AS yang berisi prajurit-prajurit pilihan dan berkemampuan khusus untuk menjalankan operasi-operasi militer rahasia. Tandingan DevGru adalah pasukan elite 1st Special Forces Operational Detachment-Delta atau disingkat Delta Force dari Angkatan Darat AS.
Media-media utama di AS menyebut penyerbuan rumah Osama bin Laden yang menewaskan pemimpin Al Qaeda itu di Abbottabad, Pakistan, Senin lalu, dilaksanakan oleh tim ST6 ini.
Meski demikian, konfirmasi langsung dari para prajurit yang terlibat dalam operasi tersebut mungkin tak akan pernah terjadi karena kerahasiaan menjadi hal yang paling dijunjung tinggi dalam kesatuan elite itu. ”Menjadi profesional yang diam. Tak ada tempat buat para pembual dan orang banyak omong di SEALs,” tutur Chris Heben, mantan anggota SEALs selama 10 tahun.
Bahkan, para mantan anggota SEALs yang diwawancara CNNmenjadi sangat berhati-hati saat membicarakan DevGru atau ST6. Mereka hanya mengatakan, seorang prajurit dipilih oleh atasannya untuk masuk ke dalam unit khusus karena memiliki spesialisasi kemampuan tertentu.
Akan tetapi, mereka juga harus mampu mengerjakan tugas anggota tim yang lain apabila anggota tim yang bersangkutan terluka atau tewas dalam pertempuran. ”Mereka harus menjadi lebih dari sekadar prajurit terampil,” kata Webb.
Mantan anggota SEALs lainnya, Don Shipley dari Virginia, menambahkan, seluruh kualitas terbaik harus dimiliki anggota ST6. ”Mereka orang-orang terbaik yang dimiliki Amerika. Mereka memiliki penglihatan yang berbeda dengan orang biasa, inteligensi di atas rata-rata, serta secara genetis memiliki kualitas untuk menahan berbagai macam cobaan dan hukuman. Mereka ditempa dengan sangat keras,” tutur Shipley.
Seperti namanya, mereka harus mampu menjalankan segala jenis misi di laut, darat, dan udara, mulai dari misi tempur, antiteror, dan pembebasan sandera. Meski demikian, sesuai latar belakang mereka sebagai bagian dari Angkatan Laut, spesialisasi mereka adalah misi-misi di wilayah perairan.
Latihan berat
Sebelum diterima menjadi anggota SEALs, seorang calon prajurit harus menjalani latihan yang sangat berat. Gambaran beratnya latihan ini bisa ditonton dalam film G.I. Jane meski sekali lagi, pasti masih jauh dari kenyataan sesungguhnya.
Menurut Stew Smith, mantan anggota SEALs dari Maryland, latihan dasar dan paling berat adalah latihan basic underwater demolition(Buds), yang dilakukan pada masa enam bulan pertama latihan. Salah satu bagian dari latihan ini menuntut aktivitas seorang calon prajurit selama 120 jam nonstop tanpa tidur, yang meliputi berenang, lari maraton, latihan halang rintang, menyelam, hingga melakukan navigasi.
Selama lima hari, yang dijuluki Minggu Neraka, setiap peserta dibiarkan selalu dalam keadaan dingin, basah, lapar, dan tidak tidur.
Begitu beratnya latihan ini, hanya segelintir peserta yang bisa lulus. Rata-rata 85-90 persen peserta latihan tidak akan lulus.
Menurut Smith, latihan Buds yang sedang berlangsung saat ini tinggal diikuti 190 orang dari 245 peserta awal. Padahal, latihan baru berjalan tiga minggu.
Setelah lulus Buds, seseorang resmi diterima sebagai anggota Navy SEALs dan ditugaskan dalam satu tim. Namun, masih butuh latihan lain selama 12 bulan dengan anggota tim tersebut sebelum mendapat penugasan.
Sejarah SEALs berawal dari beberapa kesatuan khusus dalam Perang Dunia II, seperti Naval Combat Demolition Unit, yang terlibat dalam invasi menyerang pasukan Nazi di Afrika Utara pada 1942. Saat merencanakan invasi terhadap Jepang, militer AS juga menyadari perlunya satuan khusus beranggotakan prajurit istimewa ini.

Lirik nasyid: Umam "Wahai Ayah Dan Ibu"


Wahai Ayah Dan Ibu

Album :
Munsyid : Umam
http://liriknasyid.com


Wahai ayah dan ibu
Dengarlah rintihan anakmu
Pimpinlah diriku ini
Dijalan penuh berduri

Berilah ilmu mengenal Tuhan
Pencipta diri ini
Selamatkan dari tipuan dunia
Menuju alam yang abadi

Reff. :
Ilmu akhirat wajib dipelajari
Bekalan untuk bertemu Illahi
Ilmu duniawi boleh dicari
Panduan hidup untuk berbakti

Ayah dan Ibu ini impianku
Ingin menjadi anak yang sholeh
Menolong ayah membantu ibu
Terus berbakti di negeri abadi

Oh Tuhan beri kekuatan iman
Pada kedua Ayah dan ibuku
Kau ampunkan segala kelemahan
Sentiasa dalam bimbingan-Mu

Setiap detik setiap saat
Berada dalam ridho-Mu
Jalan yang lurus ditunjukki
Tuhan jadi sahabat sejati

Balada Anak Jalanan


Balada Anak Jalanan
Copeeett..tolooong..”. Tiba-tiba terdengar teriakan seorang wanita.
Tersentak Oni terkejut dengan teriakan yang berasal dari sebuah bis kota yang sedang berhenti untuk menaikkan penumpang tak jauh dari halte di mana Oni sedang terduduk lemas.
Ocid tampak meloncat keluar dari bis tersebut sambil mendekap sebuah tas milik seorang wanita.
Copet..berhenti kamu !!” teriak seorang laki-laki
Kejaarr…” sambung seorang lain.
Tak lama kemudian sekelompok laki-laki mulai mengejar copet kecil itu.
Hajar saja copetnya…patahkan tangannya biar kapok..!!” teriak seorang pemuda beringas tak peduli siapa dia kejar dan teriakan itu. Hanya seorang anak kecil !!.
Ya, hajar saja”. Timpal seorang bapak-bapak yang bertubuh gendut. Dapat dipastikan bapak ini sangat berkecukupan makannya, dibanding dengan Ocid yang kurus dan kecil, bedanya jauh sekali. Padahal Ocid sudah berusia sepuluh tahun, akan tetapi tubuhnya lebih kecil dibanding usianya.
Ocid tampak tergopoh-gopoh berlari dengan membawa tas. Oni menatap Ocid gamang. Matanya nanar memandang Ocid dan Oni mulai histeris.
Ocid...jangan. Lepaskan tas itu”. Histeris Oni. “Ocid Jangan !!!”. Kini tubuhnya ikut bergetar dan air matanya mulai mengalir.
Ociid..jangan”. Oman yang sedari tadi bersama Oni ikut teriak.
Ocid tampak ketakutan sekali tapi dia terus berlari ke arah halte dimana Oni dan Oman berdiri menatapnya gamang. Sedangkan yang mengejarnya sudah semakin dekat dengannya.
Kini Ocid sudah di depan halte tepat dua meter didepan Oni yang sedang berdiri kaku. Ocid sempat menoleh kepada Oni dengan tatapan pasrah seakan sedang mengatakan “Maaf”. Dan pengejarnya pun sudah dekat sekali dengan Ocid
“Tertangkap kamu setan kecil”. Seorang pemuda berhasil meraih kerah kaos oblongnya yang membuat terhenti setelah tiga meter melewati Oni.
Tidak..”. Teriak Oni.



Kak ada anak baru tuh”. Ujar Oman
Anak baru lagi?! Siapa namanya? Cowok, cewek?”. Berondong Oni
Cowok, katanya namanya Rosyid”. Jawab Oman sedikit di pelankan suaranya.
Kenapa Dia disini”. Selidik Oni.
Ya..kata bang Jeri orang tuanya udah gak ada”. Jawab Oman bersimpati dengan pipi sedikit di turunkan.
Beruntung ya ada bang jeri yang mau monolong dia” Ujar Oni.
Kita juga”. Timpal Oman. “Kalo gak ada bang jeri, gak akan ada yang mau nolong kita. Walau galak dan kasar tapi bang Jeri mau nolong anak-anak yang gak ada orang tuanya”. Tambahnya lagi
Iya sih”. Gumam Oni sambil menerawang mencoba mengingat masa lalunya.
Kak Oni masih ingat dengan orang tua kak Oni?”. Tanya Oman menyadarkan Oni.
Masih ingat wajah mereka tapi kak Oni gak tahu bagaimana mereka meninggal juga kak Oni gak tahu mereka dimana”. Ujar Oni sedih. “Udah ah, jalan yuk. Nanti gak dapat setoran bisa-bisa dimarahin dan gak dikasi makan sama bang jeri lagi”. Sambung Oni seraya mengajak Oman.



Kak Oni kenapa?, kok bengong gitu”. Tegur Ocid menyadarkannya yang bengong sedari tadi.
Bingung nih setoran gak full, masih kurang. Pasti bang Jeri nanti ngomel dan gak di kasih makan malam deh”. Keluh Oni.
Yaudah nih pake aja uang setoran ku biar kak Oni bisa setoran”. Tawar Ocid. Nama aslinya Rosyid tapi semua anak-anak jalanan mamanggil dia Ocid. Biar gampang kata mereka.
Trus kamu bagaimana? Nanti kamu yang bakal dimarahin bang Jeri dan gak dikasi makan”. Jawab Oni resah
Gak apa-apa lagian aku masih kenyang kok, lagian kalo lapar beli makanan aja dengan sisa uangnya”. Ujar Ocid meyakinkan
Chid kalo kamu gak setoran kamu gak boleh pulang. Ini musim hujan kamu mau tidur dimana? nanti kamu bisa sakit.”
Gampang ini kan masih jam setengah delapan malam, aku masih bisa nyari lagi tambahan. Kak Oni pulang aja. Nih uangnya. Dah ya kak”. Jawab Ocid sambil berlalu menuju angkot yang sedang berhenti dan dengan sigap dia naik angkot tersebut dan duduk didekat pintu lalu telapak tangannya pun mulai ditepuk-tepuk sambil mulutnya menggumamkan sesuatu.
Itu kejadian tiga tahun yang lalu, kali pertama Ocid membantu Oni. Dari awal Oni Ocid dan Oman mereka akrab dan saling bantu. Oni menyayangi mereka berdua seperti adik kandungnya sendiri begitu juga dengan Ocid dan Oman.
Eh kak Oni kenapa bengong? Pasti setorannya kurang ya?” Pertanyaan Ocid membuat Oni tersentak kaget dari lamunannya. “Kurang berapa? Ini Ocid tambahin”. Tawar Ocid.
Jangan Chid, kamu nanti susah”. Tolak Oni.
Udah ambil aja, kurangnya berapa emangnya?” Tanya Ocid lagi.
Banyak chid, kak Oni gak dapat apa-apa hari ini”. Jawab Oni, termenung lagi.
Lho kenapa kak Oni? Kak Oni sakit?”.
Gak kok” Melamun lagi. Oni teringat kejadian tadi siang.
Hei kamu yang suka ngamen di metromini jurusan blok M Ragunan kan?”. Tanya seorang pemuda tadi siang di halte Mampang tempat dimana biasa dia menunggu bis. Seorang mahasiswa tampaknya.
Oni hanya mengangguk dan mengalihkan kembali pandangannya ke jalan.
Tinggal dimana?” sambungnya lagi.
Oni menggelengkan kepalanya sambil menaikkan kedua bahunya. Tatapannya tetap mengawasi kendaraan-kendaraan lalu lalang.
Pasti dilarang cerita oleh abang-abang atau om yang pelihara kamu ya?”. Tebak pemuda itu
Oni hanya diam saja mengacuhkan pemuda itu. Tiba-tiba Oni beranjak berdiri, namun sebelum sempat melangkah pemuda itu meraih lengan Oni. Oni terkejut berusaha manarik.
Hei tenang, saya Cuma mau ngasi uang buat kamu. mau gak? Nih saya kasi empat puluh ribu”. Bujuk pemuda itu sambil menunjukkan dua lebar uang Rp. 20.000- an.
Oni terdiam sesaat menatap uang itu lalu tatapannya kembali ke pemuda itu lalu dia mengangguk.
Tapi saya mau kamu dengarin saya cerita dulu trus nanti kamu boleh dengerin lagu dari i-Pod saya, mau kan?”. Rayu pemuda itu seraya menunjukkan i-Pod-nya. “Ayo duduk”. Oni memenuhi permintaan pemuda itu dan duduk disampingnya
Ok, sebelum saya cerita, saya mau tahu siapa nama kamu”. Tanya pemuda itu. Tapi Oni hanya diam saja menatap jalan di depannya tidak menjawab.
Masa tanya nama aja gak boleh sih, ok deh saya dulu, nama saya Hassan. Saya kuliah di Universitas Paramadina. Tuh kampusnya dekat, kamu tahu kan?!. Nih nanti saya tambah sepuluh ribu lagi kalo kamu mau jawab beberapa pertanyaanku. Ok?”.
Oni terdiam sesaat berfikir, akhirnya mengangguk.
Nah nama kamu siapa?”
Oni...”
Mmhh. Kamu tahu nama panjang kamu?”
Leoni Puspita Sari”
Wah bagus sekali namanya. Nama seperti kamu sepertinya gak cocok sebagai pengamen, tapi sebagai seorang artis”. Pemuda itu berseru dan mimik Oni tampak lebih berminat. “Oya kamu lahir di Jakarta? maksud saya kamu asli sini?”. Tanya pemuda itu lagi.
Saya di sini dari umur 3 tahun kak”.
Oh ya!?, asli kamu dari mana?”
Gak tahu kak, saya gak ingat”.
Sekarang usia kamu berapa?”
Lima belas tahun kak”.
Eeemm...”. Pemuda itu sedikit mendekatkan wajahnya ke Oni, raut mukanya tiba-tiba menjadi serius. “Kamu kenal orang tua kamu?”. Suara pemuda itu terdengar lebih pelan
Enggak kak, kenapa?”
Gak sih, cuma sekarang saya mau cerita ke kamu. Begini, saya sekarang lagi sedang mengumpulkan informasi, ya orang biasa menyebutnya research. Trus dari beberapa informasi yang berhasil saya kumpulkan membuktikan bahwa sebagian dari kalian -selain yang memang satu profesi dengan orang tua kalian-, kalian adalah hasil dari penculikan anak atau kalian adalah anak-anak yang telah diculik dari orang tua kalian. Oya saya mau tanya apa kamu tinggal sama orang tua kamu?”.
Oni menggeleng
Jadi apa kamu tinggal sama abang-abang atau bapak-bapak yang mengasuh kamu, maksud saya yang ngasih kamu tempat tinggal dan makan?”
Oni kini mengagguk
Sudah saya duga”. Pemuda itu bergumam. “Trus pasti abang-abang itu bilang ke kamu kalau orang tua kalian sudah meninggal, kan?”.
Oni mengagguk lagi
Kamu tahu gak, abang-abang itu bohong atau belum tentu benar. Beberapa dari kalian sebenarnya diculik dari orang tua kalian. Bisa jadi kalian berasal dari luar jakarta atau luar pulau jawa kemudian kalian dibawa ke jakarta untuk dipekerjakan sebagai peminta-minta atau pengamen dan lainnya. Sebelum itu otak kalian semacam dicuci dengan mengatakan bahwa orang tua kalian telah meninggal dan lain sebagainya”.
Oni hanya diam saja mendengarkan
Dan abang-abang itu pasti juga mengatakan bersedia menolong untuk mengasuh kalian di rumahnya dengan syarat kalian harus bekerja mencari uang untuk dia sebagai pengamen atau peminta-minta. Bahkan mungkin kalian di targetin setoran yang harus kalian beri ke abang itu setiap hari. Iya kan?”.
Oni hanya terdiam, dia seperti berfikir.
Benar kan kalian harus memberikan setoran pada abang-abangmu itu?”. Tanya pemuda itu lagi.
Oni mengagguk
Berapa setoran yang harus kalian semua setor perhari?”.
Dua puluh lima ribu”. Jawab Oni
Lalu berapa orang kalian semua, kamu gak sendiri kan?”.
Delapan belas orang”.
Delapan belas?!!, itu berarti...”. Suara pemuda itu menggantung seperti sedang menghitung-hitung sesuatu. “...perhari yang abang-abang itu dapat sekitar empat ratus lima puluh ribu dan sebulan bisa didapat sekitar...”. Ucapan pemuda itu menggantung lagi. “...tiga belas setengah jutaan. Ck...ck...ck”. Pemuda itu menggeleng-gelengkan kepalanya. “Wow lumayan besar untuk hidup mengandalkan kerja kalian. Trus bagaimana jika setoran kalian kurang atau gak setoran?”. Tanya pemuda itu mengorek informasi dari Oni.
Ya dimarahin, kadang dipukul dan gak di kasi makan malam. Kalo yang gak setoran malah disuruh tidur diluar”. Jawab Oni santai.
Jadi kalian Cuma dikasi untuk makan malam aja?”.
Oni mengangguk
Lalu makan pagi atau siang”.
Gak pernah makan pagi, kalo siang, ya beli aja sama abang jualan”.
Kalian gak kapok atau lari saja dari abang itu”.
Gak, abang itu udah baik ke kita. Dia mau nolong dan ngurusin kita. Dia baik udah mau jadi orang tua kita. Lagian kalo ada yang gak pulang dua hari pasti bang Jeri nyariin dan pasti ketemu. Abis teman-temannya banyak dan bosnya yang megang daerah sini.”.
Baik kata kamu?!!, bagaimana dia bisa dibilang baik. Bukannya dia sering mukul kalian, marahin kalian?!”.
Tapi Cuma abang yang mau ngurusin kita, jadi orang tua kita dan ngasi tempat tinggal.”
Otak kalian memang sudah dicuci. Ya benar juga sih Cuma abang itu yang mau mengurusi kalian, pemerintah mana mau. Undang-undang dasar yang mengatakan bahwa orang-orang terlantar dan yatim piatu di tanggung oleh negara itu semua omong kosong. Bagaimana bisa bangsa ini mentaati undang-undang negara ini sedangkan undang-undang dasar mereka hanya sekedar wacana kosong”. Pemuda itu bergumam
Kenapa kak”. Tanya Oni tidak paham
Oh gak. Saya Cuma mau bilangin. Begini, kamu harus tahu dan ingat ya, sebenarnya orang tua kalian mungkin masih ada dan kalian sebagian adalah korban penculikan anak, mengerti kan??!!”.
Oni hanya menggeleng
Ya sudah lah, saya Cuma mau cerita itu aja dan semoga suatu saat kamu ingat siapa orang tua kamu dan dari mana kamu berasal. Nih uang lima puluh ribu yang saya janjikan tadi”. Kata pemuda itu seraya memberikan dua lembar dua puluh ribuan dan satu lembar sepuluh ribuan. “Oya Oni minggu depan kita ketemuan di sini lagi ya. Hari ini saya lagi gak bawa recorder dan buku catatan saya jadi saya gak bisa mencatat pembicaraan kita”. Ujar pemuda itu sambil mengeluarkan i-Pod yang tadi dikantungi, sedangkan Oni masih tertegun menatap lembar uang tersebut. Dalam hatinya dia senang sekali karena belum pernah dia pegang uang lembaran dua puluh ribu. Biasanya dia hanya memegang uang seribuan kumel yang dia setorkan ke bang jeri.
Wah hari ini gak perlu repot-repot ngamen dan bisa makan enak nanti bersama Ocid dan Oman nih”. Pikirnya sambil tersenyum lalu buru-buru dia masukkan uang tersebut ke kantungnya setelah dilipat rapi takut jadi kumal seperti uang seribuan yang biasa dia pegang.
Oni mau mendengar lagu dari i-Pod saya?”. Tanya pemuda itu ingat janji dia mau pinjamin i-Podnya ke Oni.
Oni mengangguk riang. Tak lama Oni sudah menikmati lagu yang keluar dari i-Pod. Pemuda itu juga memberikan makanan ringan dia ke Oni. Pemuda itu menatap sedih ke Oni. “Anak yang malang”. Pikirnya. Dia membiarkan Oni mendengarkan i-Podnya selama kurang lebih setengah jam.
Kak udah ya aku mau ngamen lagi, makasih ya”. Ucap Oni pamit setelah mengembalian i-Pod kepada pemuda itu. Pemuda itu mengangguk
Ya sama-sama. Minggu depan ketemu disini lagi ya.” jawab pemuda.
Oni tampak riang karena di kantongnya sekarang ada uang yang banyak. “Pasti Ocid dan Oman kaget aku punya uang banyak...lumayan”. Pikirnya dalam hati. “Oya Ocid dan Oman dimana ya mereka”.
Oni senang sekali sambil berlari-lari kecil melewati gang sempit yang sepi. Disisi gang tersebut tertutup sebuah pagar besi dari seng karena didalamnya sedang ada pembangunan. Tanpa disadari Oni sedari tadi seorang preman sudah memperhatikan Oni sejak bersama pemuda mahasiswa tadi. Preman itu mengikuti Oni sampai di gang yang sepi tersebut preman itu beraksi.
Heh bocah mana uang tadi”. Tiba-tiba preman itu membentak Oni
Uang apaan bang?, gak ada”. Jawab Oni ketakutan.
Belagak pilon loe, mau gue hajar!!”. Ancam preman itu mencengkram Oni sembari tangannya merogoh-rogoh kantong Oni.
Bang jangan, bang”. Oni memelas dan berusaha memberontak tapi cengkraman preman itu cukup kuat sehingga Oni tidak bisa berbuat banyak dan membiarkan tangan preman itu merogoh-rogoh kantungnya.
Hehe lumayan goban buat arak ntar malam”. Preman itu tersenyum puas
Bang jangan, itu buat setoran Oni”.
Ah diem loe, gue kepret juga loe. Cari lagi aja, no loe tongkrongin aja mas-mas lagi, siapa tahu loe dikasi lagi. Oya jangan lupa bagi-bagi gue lagi kalo loe dapat lagi..hahaha.” Tawa preman itu puas.
Oni hanya bisa terdiam. Air matanya tak mampu keluar. Yang ada hanya rasa dendam dihati. Dia jadi teringat apa yang diucapkan pemuda mahasiswa tadi. Orang tuaku masih ada??.

Jadi uangnya habis diambil preman itu kak”. Tanya Ocid geram
Iya”. Jawab Oni lemah
Preman sialan”. Maki Ocid. “Sayang sekali”. Suara Ocid terdengar sedih. “Oya tadi kak Oni cerita kalo orang tua kita masih ada trus kita ini diculik?”. Tanya Ocid
Iya itu kata mahasiswa tadi, kamu percaya”.
Gak tahu juga. Aku gak ingat apa-apa”.
Mereka berdua terdiam.
Yaudah kak pake uang ini aja untuk setoran kak Oni, nanti aku cari lagi.” ujar Ocid lagi.
Tapi kurang chid, mending buat setoran kamu aja”.
Kak kalo gak setoran sama sekali kak Oni bisa dihajar sama bang jeri”.
Tapi kalo kamu juga gak bawa setoran kamu juga sama kan?!”.
Aku udah biasa dan tenang aja kak aku bisa nyari lagi kok”
Gak chid buat kamu aja”. Jawab Oni sambil berlari pulang meninggalkan Ocid.
Diperjalanan Oni terus berfikir apa yang diucapkan pemuda mahasiswa itu tadi siang tentang orang tua mereka. “Benar apa enggak ya”. Pikir Oni bertanya-tanya. “Marah gak ya bang jeri kalo aku tanya”.
Sayup-sayup terdengar nyanyian yang ditembangkan oleh group musik beralat musik gitar yang sering muncul bila malam mulai menjelang yang dimainkan sekelompok pemuda yang masih belia. SMA mungkin itu juga kalau mereka sekolah.
Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal

Apa!!”. Teriak bang Jeri menggelegar. “Loe gak bawa setoran sama sekali??. Ngapain aja loe seharian heh, ngapain?”. Bang Jeri berang sambil mendorong-dorong kepala Oni dengan jarinya. “Jawab”. Bentaknya lagi. “Mau sekalian gue bikin gak bisa ngomong apa”.
Anu bang...anu”
Anu apaan...!!”.
Tadi...uangnya diambil preman”. Jawab Oni ketakutan
Alasan loe diambil preman...bilang aja udah abis loe jajanin kan?. Pokoknya malam ini loe gak boleh makan”. Hardik bang Jeri
Oni hanya diam. Ada pikiran yang berkecamuk di kepalanya, lalu tak lama Oni berujar pelan
Bang...”. Panggil Oni pelan
Apa lagi?”. Bentak bang Jeri. “Mau makan?! Gak bisa enak aja”.
Bukan bang, Cuma mau tanya...”. Oni diam sesaat menimbang-nimbang yang akan di ucapkannya. “..apa benar orang tua kita masih ada dan kita sebenarnya diculik?”. Tanya Oni hati-hati
Sialan loe ngomong gitu”. Hardik bang Jeri semakin berang sambil tangannya melayang ke muka Oni.
Plak. Tangan besar bang Jeri mendarat sukses di sasaran. Oni pun terjajar jatuh ke belakang sambil memegang pipinya yang panas. Air mata Oni mulai keluar, sesaat Oni megap-megap seperti kehabisan nafas. Belum puas kaki bang Jeri melayang ke tepat ke perut Oni. Untung tangan Oni sedikit menutupi sehingga menahan tendangan maut bang Jeri. Yang lain menjerit tertahan.
Kurang ajar loe...udah gue tolongin malah nanya gitu nuduh kita nyulik lagi. Syukur loe semua udah gue tolongin, orang tua loe udah pade mampus, no ada di dalam kubur lagi bersemedi yang tinggal tulang. Mau loe gue bongkar kuburannya dan gue tunjukin ke elo tulangnya!!?. Apa gak sekalian aja loe gue kubur biar gue gak repot ngurusin loe. Capek tahu ngurusin loe. Emang murah apa ngurusin elo semua”. Bentak bang Jeri berang. “Pokoknya elo sekarang Oni, loe gak boleh makan dan loe gak boleh tidur di kamar. Loe malam ini tidur di teras belakang, biar loe tahu gimana kalo gue gak ada buat nolongin loe”. sambil tangan bang Jeri melayangkan tamparan dan disusul cengkraman tangannya menyeret Oni ke teras belakang yang hanya halaman yang tidak begitu luas dan dipagari tembok tinggi yang membuat rumah ini terisolasi dari sekitar dan menutupi segala aktivitas di rumah ini. Lalu Oni dilempar keluar.
Bang Oni balik ke ruang utama seraya mengancam. “ Kalo ada yang berani bukain pintu buat Oni, nasibnya bakal sama kayak dia. Ngerti loe semua. Mana Ocid??”. Rupanya bang Jeri sadar satu orang lagi belum pulang. “Tuh anak mulai bandel sekarang mana sering pulang larut, kadang malah gak balik dan ngasi setoran. Kalo malam ini gak pulang, gue bakal gantung tuh anak”. Geram bang Jeri kemudian dia berlalu ke luar dan tangannya menyambar sebotol minuman keras.

Ocid terbangun dari tidur karena mendadak rumah menjadi ramai. Siapa lagi yang sakit nih pikir Ocid. Biasanya kalo ada yang sakit rumah jadi ramai
Ada apa”. tanya Ocid yang masih setengah sadar. Ia masih ngantuk pagi itu karena semalam pulang larut lagi dan sedikit mendapat “belaian sayang” dari bang Jeri.
Kak Oni sakit. Dia semalam tidur di teras belakang”. Jawab Reza yang juga tinggal disitu bersimpati
Apa??. Kok aku gak diberi tau”. Protes Ocid.
Lho kamu pulang kapan aku juga gak tau”. Balas Reza
Minggir”. Ocid langsung menerobos ke arah Oni yang terbaring di matras tipis di atas lantai.
Kak sakit apa?”. Tanya Ocid iba
Gak papa Chid. Cuma agak pusing dan mual”. Jawab Oni lemah.
Maaf kak aku gak tahu kak Oni di kurung di teras belakang. Kalo tahu aku pasti bukain”. Ocid menyesal
Jangan Chid, kamu bisa berurusan lagi sama bang Jeri”. Pinta Oni
Ada apa ini? Kalian bukannya berangkat malah berkerumun gini, ada apa sih?”. Suara bang Jeri keras mengagetkan semua.
Bang Jeri, kak Oni sakit bang. Tolong bawa ke dokter”. Pinta Ocid
Ah paling Cuma masuk angin”. Bantah bang Jeri
Enggak bang kak Oni demam”. Ralat Ocid
Masuk angin juga bisa demam. udah pada jalan semua. Ntar gak dapat setoran full lagi”. Jawab bang Jeri gak peduli. “Ocid kamu jalan sana dan awas jangan pulang larut”. Ancam bang Jeri.
Tapi bang kak Oni dibawa ke dokter dulu”. Pinta Ocid
Itu urusan gue. Loe jalan aja sana”. Perintah bang Jeri. “Heh Ni, loe beneran gak bisa bangun? Kalo masih bisa mendingan loe jalan kerja gih”.
Bang, tapi...”. Ocid berkomentar
Udah loe jalan sana, denger gak.” Bentak bang Jeri.
Ocid lalu bangkit dan keluar.
Yaudah gue beliin obat pusing dulu. Diminum!, biar besok loe sembuh. Nyusahin aja loe. Gue udah gak ada uang lagi nih buat ngurus kalian”. Keluh bang Jeri beranjak keluar. Padahal uang hasil setoran anak-anak habis buat judi, buat Bos yang memegang daerah situ yang menjaga bisnis bang Jeri tetap berjalan, minuman keras dan perempuan.

Ini hari ke tiga Oni sakit. Pagi itu Ocid khawatir karena Oni belum sembuh juga.
Kak apa yang kak Oni rasain?”. Tanya Ocid. Ocid dan Oman menganggap Oni seperti kakaknya sendiri karena sejak Ocid datang mereka selalu bersama-sama.
Kak Oni mual Chid, perut sakit”. Jawab Oni lemas. wajahnya kuyu dan pucat, bibirnya pecah-pecah.
Kak Oni panas banget badannya”. Seru Oman sedih
Apa lagi nih, kenapa kamu berdua masih disini?”. Bang Jeri datang membentak Ocid dan Oman.
Bang, kak Oni harus ke dokter”. Ocid memohon
Gak bisa, udah dak ada uang lagi, lagian kenapa sih loe gak sembuh-sembuh Ni. Bikin susah aja”. Katanya menatap Oni sinis.
Tapi bang panas kak Oni tinggi sekali”. Tangan Ocid memegang tangan bang Jeri. Bang Jeri segera menarik tangannya kasar.
Gue gak mau tau, pokoknya dia harus ada setoran hari ini. Gue udah gak ada uang. Ngerti!!”. Bantah bang Jeri tidak peduli
Yaudah biar Ocid dan Oman yang bawa kak Oni ke dokter”. Kata Ocid pelan
Emang loe punya uang?”. Tanya bang Jeri kesal. “Ingat ya loe harus setoran hari ini, gak boleh kurang”.
Iya bang Ocid akan bawa kasi bang Jeri setoran dan juga bawa kak Oni ke dokter”. Jawab Ocid tegas.
Sebaiknya loe pastiin itu Chid. kalo loe sampe gak setoran hari ini, loe bakal tahu akibatnya”. ancam bang Jeri kejam. Ocid pun langsung pergi meninggalkan Bang Jeri, Oni dan Oman.
Oni, sebaiknya loe jalan deh. Percuma loe di sini. Gue udah gak punya uang buat beli obat dan ngasi loe makan seharian.” Ucap bang Jeri dan berlalu.
Padahal kata kakak mahasiswa itu bang Jeri bisa dapat Rp. 450.000-an sehari”. Pikir Oni dalam hati.
Kak Oni kuat gak?.” Tanya Oman setelah agak jauh dari rumah. “kalo kak Oni gak kuat, kak Oni istirahat aja di bawah jembatan”. Pinta Oman.
Gak papa, kak Oni kuat kok”. Jawab Oni lemas. Mata silau dan pusing. Cahaya diluar begitu terang menyengat baginya. Matanya serasa sulit untuk di buka. Badannya yang sudah lemah dia paksakan.
Kak aku khawatir sama Ocid kak”. Tiba-tiba Oman berkata resah.
Kenapa”.
Gini kak, Ocid semalam bilang dia ingin membawa kak Oni ke dokter. Oman tanya apa dia punya uang. Dia jawab enggak tapi dia punya rencana...”. Oman kemudian cerita tentang rencana Ocid semalam.
Begitu kak”. Ujar Oman. “Ocid minta saya bantu dia. Dia Cuma minta ambil sesuatu yang dia lempar di semak-semak pinggir gang samping halte itu. Gitu rencananya.”. Kata Oman menjelaskan rencana Ocid.
Trus Ocidnya gimana nanti?”.
Katanya itu urusan dia. Tugas saya Cuma ambil barang itu. Nanti malam kita ketemu lagi katanya”. jawab Oman
Trus gimana kalo dia ketangkep”. kata Oni.
Gak tahu kak”. Jawab Oman bingung
Oman kenapa kamu biarin Ocid ngelakuin. Itukan bahaya. Ayo sekarang kita kesana”. Perintah Oni sedangkan kepalanya pusingnya bertambah.
Mana Ocid”. Tanya Oni ketika mereka berdua sampai di halte yang disebutkan Ocid semalam.
Belum keliatan kak. Kak Oni pucat banget. Kak Oni duduk dulu ya biar Oman yang cari Ocid”. Pinta Oman
Oni pun duduk di halte. Kepalanya semakin berat dia rasa sekarang.
Pandangan Oman pun mulai menyebar mencari sosok Ocid di keramaian lalu lintas dan orang.
Sebentar ya kak, tenang aja”. Ujar Oman berusaha menenangkan Oni juga dirinya, tapi tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang wanita dari dalam bis kota yang mengejutkan semua orang terlebih Oni dan Oman yang tersontak kaget dan Oni pun terlompat berdiri dari duduknya.
Dan kejadian itu pun begitu cepat. Seperti sebuah sketsa menakutkan yang terlintas di mata Oni. Seperti mimpi buruk yang dia yakin pasti sebentar lagi dia akan terbangun dan menertawakan mimpinya itu. Tatapan pasrah dan kosong Ocid seperti sebuah anak panah yang menancap tepat di jantungnya. Nafasnya tertahan dan jantungnya seakan berhenti berdetak. Oni menutup matanya dan berteriak ketika sebuah tangan berhasil mencengkram kaos Ocid.
Tidaaakkk...”.
Oman memeluk Oni. Oni hanya dapat mendengar teriakan orang memaki dan menyumpahi serta suara tulang berderak patah dan suara benda tertumbuk. Tidak terdengar suara Ocid saat itu, yang terdengar hanya suara kendaraan dan suara orang-orang yang sedang menegakkan kebenaran bagi seorang pencopet tapi bukan koruptor.
Biar mampus loe..” Maki seorang pemuda seraya menyudahi aksinya.
Copet sialan, Udah udah, tinggalin aja. Biar dia tahu rasa dan gak nyopet lagi”. Timpal seorang lagi. Mereka setelah selesai menghajar Ocid habis-habisan pun bubar seperti tidak terjadi apa tadi.
Oni membuka matanya. Dilihatnya Ocid terkapar tak bergerak. Tapi posisi tangannya ke arah yang aneh dan gak wajar. Wajahnya berlumuran darah segar.
Oni dan Oman agak tertatih-tatih setengah berlari menuju ke arah Ocid. Kini Oni duduk diatas betisnya di samping Ocid. Matanya berair tak mampu berkata apa-apa. Ocid mencoba tersenyum. Dia seperti ingin mengucapkan sesuatu
Kak, maaf...Ocid...gak bisa...bawa kak...Oni...ke...dokter”. ucap Ocid patah-patah.
Air mata Oni mengucur di pipinya yang pucat. Pandangannya mulai berkunang-kunang.
Kak..”. Kata Ocid lagi, lalu terdiam dan dia pun tersenyum. Lalu matanya pun terpejam.
Pandangan Oni pun sudah gelap. Tubuhnya limbung. Dia hanya mendengar sayup-sayup suara Oman minta tolong. Suara itu pun hilang ... Gelap.
Bekasi, 21 November 2008.